E EnglishLinie

Beranda / Grammar / A1.1 / articles-basics

A1.1 · Awal yang Benar

Artikel: a, an, the (Dasar)

Articles — a / an / the basics

Bahasa Indonesia tidak punya artikel — sistemnya kita bangun dari nol, pelan-pelan

Setiap kata benda tunggal dalam bahasa Inggris hampir selalu didahului kata kecil: a, an, atau the. Bahasa Indonesia tidak punya sistem ini sama sekali — “Saya resepsionis” dan “Saya seorang resepsionis” sama-sama lengkap bagimu, tetapi bahasa Inggris hanya menerima yang kedua. Di pelajaran dasar ini kamu memasang aturan intinya: a/an untuk penyebutan pertama dan profesi, the untuk yang sudah dikenal atau satu-satunya.

A untuk “salah satu, belum dikenal”. The untuk “yang itu, yang kita sama-sama tahu”.

Sekilas pelajaran

4 aturan · 5 contoh terurai · 8 latihan interaktif

Aturan & Penjelasan

Kenapa artikel tidak bisa dilewati

Artikel adalah sistem penanda yang memberi tahu pendengar: apakah benda ini baru dalam percakapan atau sudah dikenal, salah satu dari banyak atau yang spesifik itu. Tanpa artikel, kalimatmu seperti teks yang kehilangan kata “ini/itu/seorang” di semua tempat sekaligus — bisa ditebak, tetapi selalu terasa ada yang hilang.

Kabar baiknya: sistem dasarnya hanya dua keputusan. Pertama: bendanya tunggal dan bisa dihitung? Kedua: apakah pendengar sudah tahu benda yang mana? Dua jawaban itu menentukan a/an atau the hampir di semua kalimat A1-mu.

Ingat ini: Pertama kali disebut → a/an. Sudah dikenal / yang itu → the.

a vs an: dengarkan bunyinya

A dipakai sebelum bunyi konsonan, an sebelum bunyi vokal. Yang menentukan adalah bunyi, bukan huruf pertama yang tertulis: an hour (h tidak dibaca, bunyinya vokal), a uniform (u dibaca “yu”, bunyi konsonan y), an umbrella, a key, an apple, a towel.

a/an hanya untuk benda tunggal yang bisa dihitung dan bermakna “salah satu / seorang / seekor”: a guest = seorang tamu (salah satu dari banyak tamu). Untuk benda jamak dan benda yang tidak bisa dihitung, a/an tidak pernah dipakai — itu wilayah pelajaran berikutnya.

ArtikelSebelum bunyiContoh
akonsonana key, a towel, a uniform (“yu-”)
anvokalan apple, an egg, an hour (h bisu)

Kesalahan Umum

✗ I am receptionist. → ✓ I am a receptionist. — profesi tunggal selalu memakai a/an dalam bahasa Inggris. Ini kesalahan hilangnya artikel yang paling sering muncul dari penutur Indonesia, karena “Saya resepsionis” sudah lengkap tanpa “seorang”.

✗ She is an nurse. → ✓ She is a nurse. — nurse mulai dengan bunyi konsonan /n/, jadi a. An hanya sebelum bunyi vokal.

✗ I need a towels. → ✓ I need towels. / I need a towel. — a/an tidak pernah mendahului benda jamak. Pilih salah satu: jamak tanpa a, atau tunggal dengan a.

Artikel untuk profesi

Pekerjaan adalah pemakaian a/an yang paling sering kamu ucapkan di A1, karena setiap perkenalan diri membutuhkannya: I am a receptionist. She is a cook. He is a driver. They are nurses. Perhatikan yang terakhir: profesi jamak kehilangan a-nya — artikel hanya untuk tunggal.

Pola yang sama berlaku untuk kewarganegaraan dan identitas tunggal lainnya yang berfungsi seperti label: She is an Indonesian. He is a Muslim. — tetapi kata sifat kebangsaan berdiri sendiri tanpa benda tidak memakai a: She is Indonesian. Bedanya halus; di A1 pegang pola profesi dulu.

KalimatPolaArtinya
I am a receptionist.a + profesi tunggalSaya seorang resepsionis.
She is an engineer.an + profesi (bunyi vokal)Dia (pr) seorang insinyur.
They are nurses.profesi jamak, tanpa aMereka perawat.

the: yang sudah dikenal & yang satu-satunya

Pakai the saat benda yang dimaksud spesifik dan sudah jelas bagi kedua pihak: sudah disebut sebelumnya (I have a key. The key is on the desk.), satu-satunya di tempat itu (the lobby, the manager, the front desk — di hotelmu hanya ada satu), atau satu-satunya di dunia (the sun, the moon).

Jebakan khasnya adalah memakai the untuk hal umum dan nama tempat. Nama kota dan nama diri tidak memakai the: in Bandung, bukan “in the Bandung”. Dan pernyataan umum tentang semua anggota kelompok memakai bentuk jamak tanpa the: Guests like clean rooms (tamu pada umumnya), bukan “The guests like…” kecuali maksudmu tamu-tamu spesifik itu.

SituasiArtikelContoh
disebut pertama kalia/anThere is a towel in the bathroom.
disebut lagi / sudah jelastheThe towel is clean.
satu-satunya di tempat itutheThe lift is over there.
nama kota / nama diri— (tanpa)in Bandung, Mr. Carter
umum, semua pada jenisnya— (jamak tanpa the)Guests like breakfast.

Kesalahan Umum

✗ Our hotel is in the Bandung. → ✓ Our hotel is in Bandung. — nama kota tidak memakai artikel. The Bandung terdengar seperti nama band atau judul — kesalahan overuse the yang sangat khas dari pelajar Indonesia yang baru “menemukan” the lalu memasangnya di mana-mana.

✗ The guests like the breakfast in hotels. (maksudnya tamu pada umumnya) → ✓ Guests like breakfast in hotels. — untuk generalisasi, buang kedua the-nya. The membuat kalimatnya tentang tamu dan sarapan yang spesifik.

Urutannya dalam cerita selalu: a dulu (baru), the kemudian (sudah dikenal).

Contoh Terurai

I am a receptionist at a hotel in Bandung.

Saya seorang resepsionis di sebuah hotel di Bandung.

a — Dua a sekaligus: profesi (a receptionist) dan penyebutan pertama (a hotel). Bandung tanpa the, karena nama kota.

KataArti
I amsaya adalah
a receptionistseorang resepsionis
at a hoteldi sebuah hotel
in Bandungdi Bandung

There is an umbrella at the door.

Ada sebuah payung di pintu itu.

an — Umbrella mulai dengan bunyi vokal → an. Door memakai the karena di ruangan itu pintunya jelas yang mana.

KataArti
There isada
an umbrellasebuah payung
at the doordi pintu itu

A guest is at the front desk. The guest needs a key.

Seorang tamu ada di meja depan. Tamu itu membutuhkan sebuah kunci.

The — Cerita dua kalimat klasik: guest pertama kali disebut dengan a, kedua kalinya dengan the. Ini pola artikel yang paling penting di A1.

KataArti
A guestseorang tamu (baru)
is at the front deskada di meja depan
The guesttamu itu (sudah dikenal)
needs a keymembutuhkan sebuah kunci (baru)

She is an engineer from Jakarta.

Dia (perempuan) adalah seorang insinyur dari Jakarta.

an — Engineer mulai dengan bunyi vokal /e/ → an. Profesi selalu dengan artikel saat tunggal.

KataArti
Shedia (perempuan)
is an engineeradalah seorang insinyur
from Jakartadari Jakarta

The manager is in the office.

Manajer itu ada di kantornya.

The — Dua the: di hotel ini hanya ada satu manajer dan satu kantor yang dimaksud — keduanya sudah jelas bagi pembicara dan pendengar.

KataArti
The managermanajer itu
isada / berada
in the officedi kantor itu

Latihan

8 latihan — diperiksa langsung di tempat, seperti di kursusnya.

Soal 1 dari 8

Grammar hanya permulaan

Latih topik ini dalam percakapan dan kalimat sungguhan di kursus A1.1 yang gratis, tanpa akun.

Mulai A1.1 Gratis

Pertanyaan umum tentang topik ini

Kenapa bahasa Inggris memaksa artikel padahal tanpa artikel pun bisa dipahami?

Karena artikel membawa informasi yang dalam bahasa Indonesia kamu sampaikan lewat konteks: baru atau lama, spesifik atau umum. Penutur asli “mendengar” ketiadaan artikel sebagai kalimat yang belum selesai, sama seperti kamu mendengar “Saya pergi pasar” tanpa “ke”. Bisa ditebak, tetapi selalu terasa janggal — dan di konteks kerja, kejanggalan kecil yang berulang menggerus kesan profesional.

Bagaimana tahu bunyinya vokal atau konsonan kalau tulisannya menipu?

Ucapkan kata itu keras-keras dan dengarkan bunyi pertamanya, bukan huruf pertamanya. Hour → “our” (vokal) → an hour. University → “yu…” (konsonan) → a university. European → “yu…” → a European. Aturannya mengikuti telinga, selalu.

Apakah “the” diucapkan sama di semua tempat?

Tidak. Sebelum bunyi konsonan, the diucapkan “the” pendek (the key); sebelum bunyi vokal, sering diucapkan “thee” (the apple, the office). Kamu tidak wajib menirunya di A1, tetapi mengenalinya membantu pendengaranmu.

Kapan nama tempat memakai the dan kapan tidak?

Kota, negara tunggal, dan nama orang: tanpa the (Bandung, Indonesia, Sari). Yang memakai the biasanya nama yang berbentuk deskripsi atau jamak: the United States, the Netherlands, the Alps. Di A1, aturan amannya: nama diri tunggal → tanpa the; daftar pengecualiannya dipelajari bertahap.

Apakah semua benda tunggal selalu butuh artikel?

Hampir — pengecualian utamanya adalah kata ganti kepemilikan yang menggantikan artikel (my key, bukan “the my key”), kata tunjuk (this key), dan beberapa frasa tetap (at home, at work, by bus). Di luar itu, kalau bendanya tunggal dan bisa dihitung, selalu ada kata di depannya.

Diterbitkan 2026 · Diperbarui 2026