Beranda / Grammar / A2.2 / zero-first-conditional
A2.2 · Dasar II
Zero & First Conditional: If It Rains, I Will Stay
Zero & first conditional — if + present
Kalimat pengandaian pertama: fakta umum dengan zero, dan akibat nyata di masa depan dengan first
Kamu membuka A2.2 dengan struktur yang mengubah kalimatmu dari laporan menjadi ramalan dan aturan: kalimat if. Zero conditional menyatakan fakta yang selalu benar (If you heat ice, it melts), dan first conditional menyatakan akibat nyata yang mungkin terjadi (If it rains tomorrow, we will stay inside). Satu hukum mengawal keduanya: sesudah if, kata kerja selalu present — tidak pernah will.
If tinggal di masa kini. Will menunggu di klausa akibatnya. Keduanya tidak pernah bertukar tempat.
Aturan & Penjelasan
Zero conditional: fakta yang selalu benar Zero conditional — general truths
Zero conditional berbentuk if + present simple, present simple: If you heat water to 100 degrees, it boils. If I work late, I take a taxi home. If guests arrive early, we offer them coffee. Kedua sisinya present karena kalimatnya bukan tentang satu kejadian — ia tentang bagaimana dunia bekerja, setiap kali.
Urutan klausanya bebas: akibat boleh di depan tanpa koma (Water boils if you heat it), dan if-klausa di depan memakai koma (If you heat water, it boils). When bisa menggantikan if pada pemakaian ini dengan rasa yang hampir sama — saat kejadiannya pasti terjadi, bukan sekadar mungkin: When I finish work, I go home.
| Jenis | Pola | Contoh |
|---|---|---|
| fakta alam | if + present, present | If ice melts, it becomes water. |
| kebiasaan | if + present, present | If I am tired, I sleep early. |
| aturan tempat kerja | if + present, present / perintah | If the phone rings, answer it. |
| dengan when | when + present, present | When it rains, the street is wet. |
Kesalahan Umum
✗ If it will rain, the street is wet. → ✓ If it rains, the street is wet. — bahkan untuk fakta umum, if-klausa tidak pernah memakai will. Will adalah kata masa depan; if-klausa selalu berpakaian present.
✗ If you heat ice, it will melt. (untuk fakta yang selalu benar) → ✓ If you heat ice, it melts. — untuk fakta yang selalu benar tanpa pengecualian, kedua sisinya present (zero). Will melt menyarankan satu kejadian khusus di masa depan, bukan hukum alamnya.
First conditional: akibat nyata di masa depan First conditional — real future results
First conditional berbentuk if + present simple, will + kata kerja dasar: If it rains tomorrow, we will cancel the tour. If you call him, he will answer. If I see the manager, I will ask her. If-klausanya membicarakan syarat yang mungkin terjadi; klausa will-nya membicarakan akibatnya yang kamu ramalkan atau janjikan.
Hukum besinya satu dan tanpa pengecualian di level ini: will tidak pernah masuk ke if-klausa. Pikiran bahasa Indonesia — “kalau besok akan hujan” — menggoda will masuk ke kedua sisi; bahasa Inggris menahannya di sisi akibat saja. Present di if-klausa di sini bukan tentang masa kini: ia adalah pakaian wajib sesudah if, bahkan saat maksudnya besok atau minggu depan.
| Bagian | Bentuk | Contoh |
|---|---|---|
| syarat (if-klausa) | if + present simple | If you hurry, … |
| akibat | will + dasar | … you will catch the bus. |
| syarat terbalik urutan | akibat dulu, if kemudian (tanpa koma) | You will catch the bus if you hurry. |
| negatif akibat | won’t + dasar | If you don’t hurry, you won’t catch it. |
Kesalahan Umum
✗ If it will rain tomorrow, we will stay at home. → ✓ If it rains tomorrow, we will stay at home. — kesalahan tanda tangan topik ini. Tomorrow tidak menyelamatkan will di if-klausa: syarat selalu present (rains), akibat yang memakai will.
✗ If I will see him, I will tell him. → ✓ If I see him, I will tell him. — pola ganda dari bahasa Indonesia “kalau saya akan melihatnya, saya akan memberitahunya”. Bahasa Inggris membagi tugasnya: see di sisi syarat, will tell di sisi akibat.
✗ If you will call me, I answer quickly. (maksud: akibat di masa depan) → ✓ If you call me, I will answer quickly. — kedua perbaikan sekaligus dalam satu kalimat: buang will dari sisi if, dan pasang will di sisi akibat yang membicarakan masa depan.
Negatif, pertanyaan & unless ringan Negatives, questions, and a first unless
Negatif bisa tinggal di sisi mana pun, mengikuti maksudmu: If you don’t book early, the hotel will be full. If it doesn’t rain, we won’t need umbrellas. Don’t/doesn’t di if-klausa bekerja persis seperti present simple biasa — termasuk doesn’t untuk he/she/it dengan kata kerja dasar sesudahnya.
Pertanyaan first conditional bertanya tentang akibatnya: What will you do if it rains? If the guest is angry, will you call the manager? Kamu juga akan menemui unless yang berarti “kecuali jika / kalau tidak”: Unless you hurry, you will miss the bus = If you don’t hurry… Kenali bentuknya sekarang; pemakaiannya dilatih penuh di B2.
| Pola | Contoh | Catatan |
|---|---|---|
| negatif di syarat | If she doesn’t call, … | doesn’t + dasar, seperti biasa |
| negatif di akibat | … we won’t wait. | won’t = will not |
| pertanyaan akibat | What will happen if …? | will di pertanyaan akibat |
| unless | Unless it rains, we’ll go. | unless = if … not |
Kesalahan Umum
✗ If she doesn’t comes, we will start without her. → ✓ If she doesn’t come, we will start without her. — if-klausa adalah present simple sungguhan: doesn’t menelan -s-nya, jadi kata kerjanya kembali dasar (come), persis seperti kalimat present biasa.
✗ If you don’t will hurry, you will miss the bus. → ✓ If you don’t hurry, you will miss the bus. — will tidak punya tempat di if-klausa dalam bentuk apa pun, termasuk ditempelkan pada negatifnya. Negatif syarat memakai don’t biasa.
Memilih zero atau first — dan perintah di akibat Choosing zero vs first — and imperatives
Uji pemilihnya sederhana: apakah kalimatmu menyatakan selalu (setiap kali syaratnya terjadi) atau sekali ini / masa depan nyata? Selalu → zero (present + present). Sekali yang mungkin → first (present + will). If I drink coffee at night, I can’t sleep (kebiasaanku, selalu) berbanding If I drink coffee tonight, I won’t sleep (malam ini saja).
Klausa akibat first conditional juga boleh berupa perintah atau can/should, bukan hanya will: If you see Rina, tell her to come. If the guest complains, we should apologise. If you finish early, you can go home. Syaratnya tidak berubah — hanya pakaian akibatnya yang menyesuaikan pekerjaan kalimatnya.
Syaratnya selalu berpakaian sama (present). Akibatnya yang berganti pakaian: will, perintah, can, atau should.
Contoh Terurai
If it rains tomorrow, we will stay inside.
Kalau besok hujan, kami akan tinggal di dalam.
If it rains … will stay — First conditional buku teks: syarat present (rains) walau maksudnya besok, akibat will (will stay).
| Kata | Arti |
|---|---|
| If it rains | kalau hujan (syarat, present) |
| tomorrow | besok |
| we will stay inside | kami akan tinggal di dalam |
If you heat ice, it melts.
Kalau kamu memanaskan es, es itu mencair.
heat … melts — Zero conditional: kedua sisinya present karena ini hukum yang selalu benar, bukan ramalan satu kejadian.
| Kata | Arti |
|---|---|
| If you heat ice | kalau kamu memanaskan es |
| it melts | es itu mencair |
I will tell him if I see him.
Saya akan memberitahunya kalau saya melihatnya.
will tell … if I see — Urutan terbalik tanpa koma: akibat di depan, syarat menyusul — dan see tetap present sesudah if.
| Kata | Arti |
|---|---|
| I will tell him | saya akan memberitahunya |
| if I see him | kalau saya melihatnya |
If the guests arrive early, we will offer them tea.
Kalau para tamu tiba lebih awal, kami akan menawarkan teh kepada mereka.
arrive … will offer — Konteks layanan: syaratnya nyata dan mungkin, akibatnya komitmen staf. Arrive present untuk subjek jamak.
| Kata | Arti |
|---|---|
| If the guests arrive early | kalau para tamu tiba lebih awal |
| we will offer them tea | kami akan menawarkan teh kepada mereka |
If you finish early, you can go home.
Kalau kamu selesai lebih awal, kamu boleh pulang.
finish … can go — Akibat berupa izin dengan can — pakaian akibat boleh berganti, pakaian syarat tidak pernah.
| Kata | Arti |
|---|---|
| If you finish early | kalau kamu selesai lebih awal |
| you can go home | kamu boleh pulang |
Latihan
8 latihan — diperiksa langsung di tempat, seperti di kursusnya.
Soal 1 dari 8
Grammar hanya permulaan
Latih topik ini dalam percakapan dan kalimat sungguhan di kursus A2.2, level berbayar EnglishLinie. Pelajaran 1 bisa kamu pratinjau gratis.
Buka Kursus A2.2Pertanyaan umum tentang topik ini
Mengapa if-klausa memakai present padahal maksudnya masa depan?
Karena sesudah if, bahasa Inggris secara tata bahasa “membekukan” syaratnya dalam bentuk present — bentuk itu adalah penanda klausa syarat, bukan penanda waktu. Waktu masa depannya dinyatakan sekali saja, di klausa akibat dengan will. Pola ini sama di semua kondisional: semakin jauh dari kenyataan, bentuk syaratnya bergeser satu langkah ke belakang, seperti yang akan kamu lihat pada second conditional di B1.
Apa beda “If it rains, we stay” dan “If it rains, we will stay”?
Yang pertama (zero) menyatakan kebiasaan atau aturan umum: setiap kali hujan, kami memang tinggal di dalam. Yang kedua (first) menyatakan satu kejadian yang diramalkan: besok (kemungkinan) hujan, dan kami (akan) tinggal di dalam. Konteks dan penanda seperti tomorrow yang membedakannya.
Bolehkah will muncul sesudah if dalam keadaan apa pun?
Dalam satu pemakaian sopan yang khusus: If you will wait here, please (meminta kesediaan, kira-kira “jika Anda berkenan menunggu”) dan If you’ll just… dalam formula layanan. Itu pengecualian tentang kesediaan, bukan tentang syarat masa depan. Untuk semua syaratmu di A2.2, hukum tanpa will sesudah if tetap berlaku penuh.
Apakah unless sama dengan if not dalam semua kalimat?
Dalam kalimat first conditional sederhana, ya untuk makna dasarnya: Unless you hurry = If you don’t hurry. Perbedaannya adalah unless tidak bisa dipakai untuk semua jenis syarat (misalnya syarat yang sudah diketahui tidak terjadi) dan ia terasa sedikit lebih tegas dan formal. Kenali dan pakai dalam pola sederhana ini; rincinya milik B2.
Bagaimana membentuk pertanyaan “Apa yang terjadi kalau…?” dengan benar?
Bertanyalah tentang akibatnya dengan will: What will happen if the machine stops? Perhatikan if-klausanya (stops, present) tinggal di tempatnya, dan will hanya bekerja di klausa pertanyaan utama. Kesalahan umumnya adalah memindahkan will ke kedua sisi.
Diterbitkan 2026 · Diperbarui 2026