E EnglishLinie

Beranda / Grammar / A2.2 / linking-words-basic

A2.2 · Dasar II

Kata Penghubung Dasar: First, Then, Because, But

Linking words — first, then, because, but

Mengikat kalimat menjadi urutan, alasan, dan lawan — penutup tata bahasa band A2

Kamu menutup A2.2 — dan seluruh band A2 — dengan alat yang mengubah kumpulan kalimat menjadi teks: kata penghubung. First, then, next, dan finally mengurutkan kejadian; because dan so menghubungkan alasan dengan akibat; but dan however ringan menghubungkan lawan. Kesalahan khasnya datang dari bahasa Indonesia: kalimat yang hanya berisi alasan sesudah because, dan koma yang memisahkan dua kalimat utuh tanpa penghubung.

Kalimat yang berdiri sendiri-sendiri adalah daftar. Kalimat yang terhubung adalah cerita, laporan, dan jawaban.

Sekilas pelajaran

4 aturan · 5 contoh terurai · 8 latihan interaktif

Aturan & Penjelasan

Urutan: first, then, next, finally Sequence — first, then, next, finally

Rangkaian kejadian diikat dengan penanda urutan di awal kalimat: First membuka rangkaian, Then / Next / After that melanjutkan langkahnya, Finally menutupnya: First, we cleaned the room. Then we changed the towels. After that, we checked the bathroom. Finally, we reported to the supervisor. Koma mengikuti penanda pembuka kalimat dalam tulisan yang rapi.

First juga hidup dalam frasa tetap at first (pada awalnya — sering sebelum but yang membalik cerita: At first I was nervous, but then I relaxed) dan first of all untuk membuka daftar alasan. Untuk instruksi dan prosedur, setiap langkah baru adalah kalimat baru dengan penandanya — jangan menumpuk lima langkah dalam satu kalimat ber-and panjang.

PosisiPenandaContoh
langkah pertamaFirst,First, check the list.
langkah berikutnyaThen / Next / After that,Then, call the guest.
langkah terakhirFinally,Finally, sign the form.
awal cerita (berlawanan nanti)At first, … but …At first, it was quiet, but then…

Kesalahan Umum

✗ Firstly I went home. Secondly I ate. Thirdly I slept. (untuk cerita harian sederhana) → ✓ First I went home. Then I ate. Finally I slept. — firstly/secondly hidup dalam daftar formal tertulis; untuk urutan kejadian sehari-hari, rangkaian first–then–finally adalah bawaan alami yang tidak terdengar seperti daftar isi.

✗ First, we arrived. We cleaned the room we changed the towels finally we left. (langkah tanpa penanda dan tanpa batas) → ✓ First, we arrived. Then we cleaned the room and changed the towels. Finally, we left. — kalimat tengah yang mengalir tanpa penanda dan tanpa batas kalimat membuat pembaca menebak urutannya. Setiap langkah besar menerima penandanya sendiri.

Alasan & akibat: because dan so Reason and result — because and so

Because memperkenalkan alasan dan bisa berdiri di awal atau di tengah: I stayed at home because I was sick. Because it was raining, we took a taxi. So memperkenalkan akibat dan berdiri di tengah, sesudah koma: I was sick, so I stayed at home. It was raining, so we took a taxi. Keduanya menghubungkan pasangan klausa yang sama dari arah berlawanan — pilih berdasarkan mana yang ingin kamu dahulukan.

Jawaban atas Why…? adalah wilayah because: Why did you leave? — Because I was tired. Dalam jawaban lisan, Because… boleh berdiri sebagai jawaban pendek yang diterima walau bukan kalimat utuh — tetapi dalam tulisan, because harus menempel pada klausa utama. Inilah sumber kesalahan fragmen yang dibahas di blok keempat.

PenghubungMemperkenalkanPosisiContoh
becausealasanawal / tengahWe left because it was late.
soakibattengah (sesudah koma)It was late, so we left.
because of (kenali)alasan berupa bendatengah + bendabecause of the rain
therefore (formal, kenali)akibatawal kalimat baruIt rained. Therefore, we stayed.

Kesalahan Umum

✗ Because I was tired. (sebagai kalimat tulisan yang berdiri sendiri) → ✓ I went to bed early because I was tired. — fragmen tanda tangan topik ini: klausa because adalah klausa bawahan yang tidak bisa berdiri sebagai kalimat tulisan. Ia wajib menempel pada klausa utama yang menyatakan akibatnya.

✗ I was sick because, so I stayed at home. (menumpuk because dan so) → ✓ I was sick, so I stayed at home. / I stayed at home because I was sick. — because dan so adalah dua arah untuk satu hubungan; memakai keduanya dalam satu pasangan klausa menggandakan penghubungnya. Pilih arahnya: alasan didahulukan (because di awal klausa alasan) atau akibat menyusul (so).

✗ Because the rain, we stayed at home. → ✓ Because of the rain, we stayed at home. / Because it was raining, we stayed at home. — sesudah because wajib klausa lengkap (subjek + kata kerja). Untuk alasan berupa benda (the rain), bentuknya because of + benda. Tertukarnya dua bentuk ini sangat khas dari “karena hujan” bahasa Indonesia.

Lawan: but, dan however sebagai pengantar Contrast — but, and a first however

But menghubungkan lawan di tengah kalimat sesudah koma: The room is small, but it is clean. I called him, but he didn’t answer. She is rich, but she is not happy. Ia juga membalik harapan sesudah at first dan sesudah kalimat positif tentang rencana: I wanted to help, but I was busy. But tidak membuka kalimat dalam tulisan resmi yang ketat, walau percakapan dan tulisan modern sering mengizinkannya sebagai kalimat baru yang menekankan.

However adalah saudara formalnya yang akan bekerja penuh di B2: ia membuka kalimat baru dengan koma sesudahnya — The room is small. However, it is very clean. Kenali bentuk dan posisinya sekarang; but tetap alat lawan produksimu di A2.2. Saudara penambahnya, also dan too, menutup set dasar ini: also di tengah (We also serve lunch), too di akhir (We serve lunch, too).

PenghubungPekerjaanContoh
butlawan di tengahIt is cheap, but it is good.
howeverlawan, kalimat baru (formal)It is cheap. However, it is good.
alsomenambah (tengah)We also have a pool.
toomenambah (akhir)We have a garden, too.

Kesalahan Umum

✗ The hotel is near the beach but, the rooms are quiet but clean and nice, but it is cheap. (but untuk semua hubungan) → ✓ The hotel is near the beach, and the rooms are quiet and clean. It is also cheap. — but hanya untuk lawan yang sungguhan. Menambah fakta searah memakai and/also; memakai but untuk tambahan membuat pembaca mencari pertentangan yang tidak ada.

✗ I am tired, I will finish the work tomorrow. (dua kalimat utuh disambung koma saja) → ✓ I am tired, so I will finish the work tomorrow. / I am tired. I will finish the work tomorrow. — koma saja tidak bisa menyambung dua kalimat utuh (comma splice). Perbaikannya selalu salah satu dari dua: tambah penghubung (so/but/and) atau pisahkan menjadi dua kalimat dengan titik.

Ulasan akhir band A2: seluruh sistemmu A2 band review — your whole system

Tutup band A2 dengan melihat peta lengkap yang kini kamu pegang. Di wilayah lampau: past simple utuh dengan did, past continuous sebagai latar, present perfect untuk hasil kini dan pengalaman tanpa tanggal, dan pertanyaan Wh- yang lengkap di kedua mesinnya. Di wilayah depan dan sikap: first conditional dengan hukum tanpa-will-nya, dan modal sopan could/would untuk permintaan layanan.

Di wilayah kata dan frasa: sistem artikel tiga pilihan, pola kata kerja -ing/to dengan orang di tengahnya, phrasal verb kerja dengan keluarga pisahnya, comparative bernada dengan as … as, keluarga some/any dengan negatif tunggalnya, refleksif untuk diri yang sama, dan kini penghubung yang mengikat semuanya menjadi teks. Inilah tata bahasa yang diminta skrining kerja A2 dan Functional English WHV: bukan hafalan aturan, melainkan sistem yang bekerja bersama dalam kalimatmu. Di B1.1, sistem ini dilengkapi pertarungan present perfect vs past simple secara tuntas, pasif, dan klausa relatif.

WilayahAlat A2 lengkapmuSatu contoh penutup
Waktusimple / continuous / perfect / conditionalIf it rains, we will stay — we have been here before.
Sikapcould / would / should / have toCould you help me? I would like to rest.
Kataartikel / pola verb / phrasal / refleksifDeal with it yourself, please.
Teksurutan / alasan / lawanFirst we tried, but it failed, so we called for help.

Contoh Terurai

First, we checked the rooms. Then we reported to Dewi. Finally, we went home.

Pertama, kami memeriksa kamar-kamar. Lalu kami melapor kepada Dewi. Akhirnya, kami pulang.

First … Then … Finally — Laporan shift dalam tiga kalimat yang terikat penanda — pola tulisan kerja yang diminta supervisor di mana pun.

KataArti
First, we checked the roomspertama, kami memeriksa kamar-kamar
Then we reported to Dewilalu kami melapor kepada Dewi
Finally, we went homeakhirnya, kami pulang

We took a taxi because the bus was late.

Kami naik taksi karena busnya terlambat.

because the bus was late — Because di tengah dengan klausa lengkap (subjek + was). Pasangan arahnya: The bus was late, so we took a taxi.

KataArti
We took a taxikami naik taksi
because the bus was latekarena busnya terlambat

The room is small, but it is clean and quiet.

Kamarnya kecil, tetapi bersih dan tenang.

but it is clean — But menghubungkan lawan yang sungguhan — kecil (kekurangan) melawan bersih dan tenang (kelebihan) — deskripsi kamar yang jujur dan menjual.

KataArti
The room is smallkamarnya kecil
but it is clean and quiettetapi bersih dan tenang

It was raining, so we stayed at the hotel.

Sedang hujan, jadi kami tinggal di hotel.

so we stayed — So sesudah koma memperkenalkan akibat. Perhatikan latar continuous (was raining) bekerja di klausa pertamanya — sistem A2 bekerja bersama.

KataArti
It was rainingsedang hujan
so we stayed at the hoteljadi kami tinggal di hotel

At first, the guests were angry, but then they understood.

Pada awalnya, para tamu marah, tetapi kemudian mereka mengerti.

At first … but then — Rangka cerita pembalikan yang tetap: at first membuka keadaan awal, but then membaliknya — pola yang akan kamu pakai dalam setiap laporan keluhan.

KataArti
At first, the guests were angrypada awalnya, para tamu marah
but then they understoodtetapi kemudian mereka mengerti

Latihan

8 latihan — diperiksa langsung di tempat, seperti di kursusnya.

Soal 1 dari 8

Grammar hanya permulaan

Latih topik ini dalam percakapan dan kalimat sungguhan di kursus A2.2, level berbayar EnglishLinie. Pelajaran 1 bisa kamu pratinjau gratis.

Buka Kursus A2.2

Pertanyaan umum tentang topik ini

Mengapa jawaban lisan “Because I was tired” boleh, tetapi tulisan yang sama dianggap fragmen?

Karena percakapan membawa klausa utamanya dari pertanyaan (Why did you go to bed early?), sehingga jawaban because melengkapinya secara lisan. Di halaman tertulis, kalimat harus berdiri sendiri membawa klausa utamanya. Peraturannya sama; konteksnya yang membedakan kelengkapannya. Dalam ujian tulis dan email kerja, perlakukan because yang berdiri sendiri sebagai fragmen.

Apakah kalimat boleh diawali And atau But dalam tulisan saya?

Dalam tulisan modern yang diterbitkan, keduanya semakin umum sebagai penekanan, dan penutur asli memakainya. Untuk tulisan kerja dan ujianmu di tahap ini, bawaan yang aman adalah menaruh and/but di tengah kalimat dan membuka kalimat baru dengan penanda urutan, however (nanti di B2), atau subjeknya. Aturan aman dulu, gaya menyusul sesudah sistemmu otomatis.

Apa beda then dan after that — dan next?

Ketiganya menyatakan langkah berikutnya dan hampir selalu bisa bertukar: then adalah yang paling umum dan netral, after that menekankan sesudah langkah sebelumnya selesai, next terasa seperti daftar langkah/prosedur. Dalam rangkaianmu, campurkan secukupnya agar tidak monoton: First…, Then…, After that…, Finally…

Kapan saya memakai because of dan kapan because?

Periksa apa yang mengikuti: klausa lengkap (subjek + kata kerja) → because (because it rained); benda atau frasa benda → because of (because of the rain, because of his illness). Because of juga bisa di awal kalimat (Because of the rain, we stayed). Satu uji kata: kalau sesudahnya ada kata kerja berpelaku, because; kalau hanya benda, because of.

Bagaimana penghubung membantu skor menulis saya di ujian nanti?

Penilai menulis (IELTS/Writing sekolah) memberi nilai pada cohesion — teks yang langkah, alasan, dan lawannya ditandai dengan jelas dinilai lebih tinggi daripada daftar kalimat yang sama benarnya tanpa penanda. Set dasar ini (urutan, because/so, but, also) adalah fondasi cohesion-mu; B1 dan B2 menambah however, although, dan penghubung argumen di atas fondasi yang sama.

Diterbitkan 2026 · Diperbarui 2026