E EnglishLinie

Beranda / Grammar / A2.1 / will-going-to

A2.1 · Dasar I

Will & Going To: Keputusan Spontan vs Rencana

Will & going to — futures

Dua masa depan yang berbeda rasa: will diputuskan detik ini juga, going to sudah diputuskan sebelumnya

Di A1.1 kamu memakai going to untuk rencana. Sekarang pasangannya datang: will. Keduanya menunjuk masa depan, tetapi momen keputusannya berbeda. Going to menyatakan rencana yang sudah ada sebelum kamu bicara; will menyatakan keputusan yang lahir saat kamu bicara — tawaran, janji, dan prediksi cepat. Memilih di antara keduanya adalah memilih cerita di balik kalimatmu.

Rencana yang sudah di saku: going to. Keputusan yang baru lahir di mulutmu: will.

Sekilas pelajaran

4 aturan · 5 contoh terurai · 8 latihan interaktif

Aturan & Penjelasan

Will: keputusan spontan, janji, tawaran Will — instant decisions, promises, offers

Bentuk will sederhana dan sama untuk semua orang: will + kata kerja dasar, disingkat ’ll dalam percakapan: I’ll help you. She’ll call. They’ll come. Negatifnya won’t. Pemakaian pertamanya adalah keputusan yang dibuat saat berbicara: telepon berdering → I’ll get it!; tamu kesulitan membawa tas → I’ll carry that for you.

Dua pemakaian saudaranya adalah janji (I’ll be on time, I promise. I won’t be late) dan tawaran (I’ll open the door. Shall I help you? untuk tawaran bertanya). Dalam ketiga pemakaian ini tidak ada rencana lama — masa depannya lahir bersama kalimatnya.

PemakaianContohSinyalnya
Keputusan spontanThe phone is ringing — I’ll answer it.keputusan lahir sekarang
TawaranI’ll carry your bag.melihat kebutuhan, langsung bertindak
JanjiI’ll finish it tonight, I promise.komitmen diucapkan sekarang
Prediksi cepatI think it will rain.dugaan tanpa bukti kuat

Kesalahan Umum

✗ I will to help you. → ✓ I will help you. — sesudah will langsung kata kerja dasar, tanpa to. To hanya milik going to: I am going to help. Mencampur keduanya adalah kesalahan campur-pola paling umum di topik ini.

✗ She will comes tomorrow (menjawab rencana yang sudah pasti). → ✓ She will come tomorrow. — will tidak pernah diikuti -s orang ketiga. Will sama untuk semua subjek dan kata kerja sesudahnya selalu dasar.

Going to: rencana & bukti yang terlihat Going to — plans and visible evidence

Seperti di A1.1: be + going to + kata kerja dasar menyatakan rencana yang sudah diputuskan sebelum momen bicara: We are going to repaint the lobby next month. I’m going to study English tonight. Saat kamu mengumumkannya, rencananya sudah ada — kamu hanya melaporkannya.

Pemakaian keduanya adalah prediksi dari bukti yang terlihat sekarang: langit hitam pekat → It’s going to rain.; tamu berjalan ke tepi kolam dengan pakaian lengkap → He’s going to fall in! Bukti di depan mata membuat masa depannya terasa sudah dalam perjalanan — di sinilah going to mengalahkan will.

SituasiPilihanKenapa
Rencana sudah diputuskangoing toWe’re going to book the tickets.
Bukti terlihat sekaranggoing toLook at the clouds — it’s going to rain.
Keputusan detik iniwillI’ll book them now.
Dugaan tanpa buktiwillI think he’ll win.

Kesalahan Umum

✗ (Telepon berdering) I am going to get it! → ✓ I’ll get it! — dering telepon adalah keputusan sepersekian detik. Going to di sini menyampaikan kesan kamu sudah berencana menunggu telepon itu berdering — bukan maksudnya. Kejadian spontan memanggil will.

✗ Watch out! You will drop your phone! (ponsel terlihat miring di tangan) → ✓ Watch out! You’re going to drop your phone! — buktinya terlihat sekarang, jadi prediksinya going to. Will di sini terdengar seperti ramalan jauh, bukan peringatan tentang detik berikutnya.

Pertanyaan & negatif kedua bentuk Questions and negatives — will and going to

Pertanyaan will membalik will ke depan subjek: Will you help me? Will it rain? — dan Will you…? adalah pola permintaan sopan yang sangat umum. Pertanyaan going to membalik be-nya: Are you going to work tonight? What is she going to do?

Negatifnya: won’t + dasar untuk will (I won’t forget) dan be + not + going to untuk rencana (We aren’t going to stay). Hati-hati: I won’t help dalam konteks tawaran bisa terdengar menolak membantu; untuk menolak rencana dengan netral, going to negatif terasa lebih lembut karena menyatakan rencana, bukan kemauan.

BentukPertanyaanNegatif
willWill you come?I won’t come.
going toAre you going to come?I’m not going to come.

Will you…? meminta kesediaan. Are you going to…? menanyakan rencana. Dua pertanyaan yang berbeda pekerjaan.

Memilih dalam percakapan nyata Choosing in real exchanges

Dalam satu percakapan keduanya sering muncul bergantian dan masing-masing punya peran: rencana diumumkan dengan going to, reaksi spontannya dengan will. “We’re going to move to a bigger office.” — “Great! I’ll help you pack.” Penutur asli berpindah di antara keduanya tanpa berpikir, mengikuti satu pertanyaan batin: sudah diputuskan, atau baru diputuskan sekarang?

Untuk prediksi netral tanpa bukti dan tanpa rencana (pendapat tentang masa depan jauh), will adalah bawaan standarnya: Prices will go up. You will love Bali. Dan dalam bahasa percakapan, going to sering menyusut bunyinya menjadi “gonna” — kenali saat mendengar, tetapi tulislah selalu going to penuh.

Kesalahan Umum

✗ I gonna visit my family next week. → ✓ I’m going to visit my family next week. — gonna adalah pelafalan santai dari going to, bukan ejaan. Dalam tulisan dan ujaran yang rapi, bentuk penuh dengan be-nya wajib hadir: I’m going to.

✗ We are going to the airport tomorrow and will to meet a guest there. → ✓ We are going to the airport tomorrow and will meet a guest there. — to dari going to tidak boleh bocor ke will dalam kalimat yang sama. Setiap pola membawa perlengkapannya sendiri: going to + dasar, will + dasar.

Contoh Terurai

I’ll carry that bag for you, sir.

Saya akan membawakan tas itu untuk Bapak.

I’ll carry — Tawaran spontan saat melihat tamu kesulitan — keputusan lahir di detik ia diucapkan. Inilah wilayah murni will.

KataArti
I’llsaya akan (will)
carry that bagmembawakan tas itu
for youuntuk Anda
sirPak (sapaan sopan)

We are going to repaint the lobby next month.

Kami akan mengecat ulang lobi bulan depan.

going to repaint — Rencana yang sudah diputuskan dan mungkin sudah dianggarkan — pengumumannya hanya melaporkan keputusan lama.

KataArti
We are going tokami akan (rencana)
repaintmengecat ulang
the lobbylobi
next monthbulan depan

Look at those clouds! It’s going to rain.

Lihat awan-awan itu! Akan turun hujan.

going to rain — Buktinya di depan mata: awan hitam. Prediksi berbasis bukti selalu memilih going to.

KataArti
Look at those clouds!lihat awan-awan itu!
It’s going to rainakan turun hujan

Will you open the window, please?

Maukah kamu membuka jendela itu?

Will you open — Will you…? + please adalah permintaan sopan standar — menanyakan kesediaan, bukan rencana.

KataArti
Will youmaukah kamu
open the windowmembuka jendela itu
pleasetolong / silakan

Don’t worry. I won’t be late again.

Jangan khawatir. Saya tidak akan terlambat lagi.

won’t be — Janji dalam bentuk negatif: won’t (will not). Bentuk singkat inilah yang dipakai dalam percakapan.

KataArti
Don’t worryjangan khawatir
I won’t be latesaya tidak akan terlambat
againlagi

Latihan

8 latihan — diperiksa langsung di tempat, seperti di kursusnya.

Soal 1 dari 8

Grammar hanya permulaan

Latih topik ini dalam percakapan dan kalimat sungguhan di kursus A2.1, level berbayar EnglishLinie. Pelajaran 1 bisa kamu pratinjau gratis.

Buka Kursus A2.1

Pertanyaan umum tentang topik ini

Bisakah will dan going to tertukar tanpa mengubah makna besar?

Sering kali kalimatnya tetap dipahami, karena keduanya menunjuk masa depan. Yang bergeser adalah cerita keputusannya: going to menyiratkan rencana lama atau bukti terlihat; will menyiratkan keputusan kini, janji, atau dugaan. Di situasi kerja yang peka — tawaran bantuan, janji ke tamu — memilih yang tepat membuatmu terdengar sigap dan bisa dipegang kata-katanya.

Mengapa “I’ll get it” untuk telepon, bukan “I get it”?

Karena I get it punya pekerjaan lain dalam bahasa Inggris percakapan: “saya paham/mengerti”. Untuk menyatakan kamu yang akan mengangkat telepon, bentuknya I’ll get it. Perbedaan kecil ini nyata di telinga penutur asli.

Apakah going to selalu tentang waktu dekat?

Tidak. Going to tentang keputusan dan bukti, bukan jarak: We’re going to build a house in five years adalah rencana jauh yang sudah diputuskan. Sebaliknya will bisa untuk sedetik lagi: I’ll do it now. Jangan memakai jarak waktu sebagai kompasmu — pakai momen keputusannya.

Apa beda “Shall I…?” dan “Will I…?”

Shall I…? adalah tawaran bertanya yang sopan, terutama dalam bahasa Inggris Britania: Shall I open the window? (Mau saya bukakan jendelanya?) Shall we…? mengajak bersama: Shall we go? Will I…? hanya menanyakan masa depan diri sendiri dan jarang dipakai untuk menawarkan. Untuk A2.1, aktifkan Shall I/Shall we sebagai formula sopan.

Kenapa “won’t” bukan “willn’t”?

Won’t adalah bentuk singkat bersejarah yang tidak teratur — warisan dari bentuk lama will yang berpasangan dengan wol. Ia dihafal apa adanya, seperti don’t dan can’t. Ejaan logis “willn’t” tidak pernah ada dalam bahasa standar.

Diterbitkan 2026 · Diperbarui 2026